Adil
5 02 2012Allah Maha Adil.
Oke, Guys, sebelum masuk ke postingan saya ini, saya berharap kalian semua sedikit open mind terhadap apa yang akan saya sampaikan di postingan ini. Sebagai tambahan, saya di sini bukan menjadi tuhan atau memanusiakan tuhan. Di sini saya hanya sekedar berbagi mengenai pengalaman saya.
Ya, saya sering belajar mengenai kejujuran, baik dari buku, nasehat, pengalaman pribadi, dan pengalaman orang lain. Sekarang saya mengalami lagi dari pengalaman pribadi. Saya tidak akan menceritakan bagaimana saya berbohong ataupun kepada siapa saya berbohong. Saya harap privasi saya masih bisa terjaga.
Sekali tidak berkata jujur akan bermunculan masalah - masalah baru yang membuat kita terus berlaku atau berucap tidak jujur. Masalah atau kejadian balasan langsung dari-Nya. Bukan berprasangka buruk, tapi dengan berpikiran seperti itu, maka saya semakin menghargai sebuah kejujuran. Menganggap sebuah kejadian buruk adalah sebagai teguran.
Menghadapinya adalah dengan sadar diri. Tidak perlu bersedih atau komplain karena itu tidak ada gunanya. Senyum dan tetap berpikir positif bahwa masih banyak orang - orang di sekitar kita yang masih mampu menolong kita.
Saya menulis hal - hal apa yang saya lakukan. Bukan yang seperti pacarnya saya katakan bahwa hidup saya terlalu teoritis. Meskipun memang benar teoritis, saya berkeyakinan bahwa segala hal yang akan dipraktekkan itu sebelumnya dibahas terlebih dahulu secara teoritis. Jika tidak, prakteknya akan memakan waktu lama.
Sekian.
